Senin, 29 Februari 2016

Moodle

Perwakilan guru SMP dan SMA Tarakanita wilayah Jakarta berkutat dengan pembelajaran berbasis Web menggunakan Moodle di Tarakanita Development Center, Rawamangun, Jakarta.  Selama 3 hari dari tanggal 29 Februari 2016 - 2 Maret 2016 guru-guru berlatih membuat Web pengajaran.

Moodle (singkatan dari Modul Object-Oriented Dy amin Learning Environment) adalah paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social construction pedagogy. Moodle merupakan salah satu aplikasi dari konsep dan mekanisme belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, yang dikenal dengan konsep belajar elektronik atau e-learning.  Moodle dapat digunakan secara bebas sebagai produk sumber terbuka (open source)  di bawah lisensi GNU.  Moodle dapat diinstall di komputer dan sistem operasi apapun yang bisa menjalankan Php dan mendukung database SQL.

Pelatihan 3 hari dibagi menjadi beberapa latihan modul :
1. Bekerja dengan Moodle 2.2+
2. Manajemen User
3. Membuat Course dan Category
4. Membuat Cohort dan Group
5. Menambahkan Resource
6. Membuat Aktivitas
7. Membuat Aktivitas Quiz
8. Mengelola Nilai (Grade)

Diharapkan dengan pelatihan ini, guru-guru dan siswa dapat memanfaatkan e-learning Moodle dimanapun dan kapanpun dengan maksimal.

Selasa, 09 Februari 2016

Nostalgia Game (Mortal Kombat X)

Saya tipe orang yang jarang main game, tapi kali ini harus bahas game nostalgia masa kecil; Mortal Kombat.
Jaman SD-SMP angkatan kami dimanjamakan berbagai jenis permainan, game console salah satunya. Sebut saja Nintendo dan SEGA sangat terkenal pada awal tahun 90an. Banyak judul yang langsung populer, Mario Bros, Sonic the hedgedog, Contra, dan Mortal Kombat.  Untuk yang terakhir saya sangat gemar.  Jenis fighting game adalah yang paling saya minati. 
20 Tahun berselang, jaman berkembang pesat dan saya menemukan game yang sama di HP pintar Android kesayangan saya.  Mortal Kombat X saya unduh gratis di HP pintar Oneplus One saya.  Satu bulan terakhir saya coba dan hasilnya,  sekarang saya ketagihan game itu, hehe. 
Karakter yang ada didalamnya juga lebih kurang sama dengan versi lama. Banyak fikir menarik; level upgrades, jurus-jurus pamungkas, kekuatan pendukung, sampai karakter yang sangat bertenaga.  Sejauh ini semua saya jalankan free alias gratis, banyak tawaran menggiurkan tapi dengan kesabaran kita juga bisa menikmati keasyikannya. 

Senin, 08 Februari 2016

Long Time No See

Entah kapan terakhir kali nulis untuk blog ini,  banyak kejadian  ajaib selama itu juga.  Dinamika di tempat kerja, rumah, rumah sakit, sampai ujungnya ada di tempat tidur main dengan jagoan kecil. 

Ya, setelah menikah 3 tahun kami baru dikaruniai putra yang lahir 3 bulan lebih awal, angka 3 mendadak jadi angka keramat untuk kami, hehe.  Dan sekarang kami tidur 3 orang jadi satu. Bagaimanapun kebahagiaan seperti itu tidak bisa dibeli dan diulang lagi. Peran menjadi bapak adalah hal yang baru dan sangat saya nikmati.  Aseek..

Semoga hari-hari berikutnya masih ada nafsu untuk menulis lagi.

Selamat malam.

Kamis, 07 April 2011

Kelenteng Palmerah

Kelenteng Palmerah;
Merekam jejak masa lalu ....


Kali ini klub ekstrakurikuler fotografi SMP Tarakanita 3 berkunjung ke Kelenteng Kelenteng Hain Thian Siang Tee Bio di kawasan Palmerah, Jakarta Selatan. Kelenteng yang berumur lebih kurang 200 tahun ini berdiri di belakang pasar Palmerah dan dikelilingi bangunan-bangunan tinggi menjulang. Seperti kebanyakkan kelenteng, kelenteng ini didominasi warna merah menyala dan ornamen-ornamen unik berhias ukiran khas Tionghoa. Lambang-lambang dewa berupa boneka-boneka dewa menghiasi dekorasi ruang dalam kelenteng. Kelenteng ini memang dikhususkan sebagai tempat penghormatan para leluhur dan dewa-dewa. Dewa kemakmuran, dewa kesehatan, dan dewa penjaga dunia sangat dihormati di kelenteng ini. Orang berkunjung untuk sembahyang, menghormati dan memberikan persembahan kepada leluhur dan dewa-dewa tersebut. Tidak lupa mereka memberikan sedikit hasil rejeki mereka untuk disumbangkan kepada yang membutuhkan.

Hunting foto kali ini mencari detail ornamen dan benda-benda yang menunjukkan identitas sebuah kelenteng. Kegiatan sembahyang umat dan keseharian petugas kelenteng juga kami cari. Tidak lupa kami masih mengedepankan teknik foto yang sesuai dengan teori yang kami pelajari. Teori komposisi, pencahayaan yang pas dan penggunaan 'mode manual' pada kamera kami terapkan dengan hati-hati agar mendapatkan hasil yang baik dan efektif .

Selamat menikmati


foto lengkap

Kamis, 28 Oktober 2010

Gelar Karya Pertama

Hasil belajar selama tiga bulan adalah gelar karya ini...

Ekstrakulikuler fotografi SMP Tarakanita 3 menggelar hasil karya dari hasil belajar selama tiga bulan terakhir. Foto-foto yang dipajang temanya bervariasi berdasarkan teori dan hasil eksplorasi yang dipelajari selama ini. Foto-foto dikemas minimalis dengan layout yang sederhana namun tetap rapi yang bisa dinikmati.

Selama tiga bulan terakhir, ekstrakulikuler fotografi yang beranggotakan 9 anak, telah banyak belajar dasar-dasar senifoto. Mulai dari sejarah fotografi, pengenalan kamera dan kelengkapannya, exposure, komposisi, speed, sampai kepada kategori foto. Inilah fotografer gelar karya kali ini ;

Julita M
Amanda Pramadhani
Patricia Fransiska
Naomi Goeltom
Gisela Galuh
Rahmat
Kevin Valian
Dwira S A
Julian Martin
FX Dwi Putranto


Rabu, 13 Oktober 2010

Supervisi Tiada Henti

Hari ini 14 oktober 2010 Yayasan Tarakanita menggelar peninjauan atau biasa disebut supervisi di SMP Tarakanita 3. Banyak hal yang ditinjau pihak yayasan seperti sarana dan prasarana, perangkat pembelajaran, tata usaha, serta kebersihan dan keamanan.

Supervisi seperti ini belum pernah saya alami, jadi ini adalah pengalaman baru. Beberapa hari ini kami para guru dan karyawan disibukkan dengan berbagai macam tugas. Melengkapi administrasi perangkat kerja atau membersihkan meja, laci, dan lemari adalah makanan kami selama satu minggu terakhir.

Tujuan supervisi ini adalah untuk mempersiapkan akreditasi dari pemerintah. Selain itu, supervisi ini juga bertujuan untuk memperbaki dan meningkatkan kinerja guru dan karyawan dalam hal pelayanan terhadap siswa dan orang tua siswa.

Semoga kegiatan supervisi ini tidak hanya menggebu-gebu diawal saja, supervisi yang berkelanjutan dan berkesinambungan akan mempertahankan dan meningkatkan kualitas guru dan karyawan SMP Tarakanita 3.

salam,

FX Dwi Putranto

Minggu, 27 Juni 2010

Meretas Kemiskinan Diri (Renungan Diksar CUBG)

Terhipnotis Sugesti Positif

Berawal dari orang tua saya yang kerap bercerita bagaimana CUBG (Credit Union Bererod Gratia) sedang marak dikalangan jemaat gereja Blok Q, saya tergugah untuk bertanya lebih lanjut. Cukup lama saya memutuskan untuk bergabung dengan CUBG dengan alasan belum ada modal dan belum perlu untuk menabung. Sehingga brosur yang diberikan bapak saya simpan lama dan akhirnya hilang. Namun entah karena sugesti yang diberikan bapak atau apa, akhirnya saya belajar pelajaran baru tentang CUBG, mengerti keuntungannya, dan akhirnya bergabung dengan CUBG.

Hari ini tanggal 27 Juni 2010 saya mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) anggota baru CUBG. Acara ini wajib diikuti tiap anggotanya sebagai syarat keanggotaan. Tujuannya adalah agar anggota memahami secara detil apa dan bagaimana CUBG tersebut. Empat hal penting diutarakan dalam Diksar ini ; Sejarah CUBG, Kecerdasan Finansial, Anggaran Belanja Keluarga, dan Pola Kebijakan CUBG.

Keempat materi yang diberikan cukup berguna bagi saya, anggota baru CUBG. Dengan mengenal sejarah dan perkembangan CUBG saya dapat mengenal dan memahami kerja dan kinerja CUBG dan anggotanya. Latar belakang tersebut menguatkan saya untuk melangkah bersama CUBG dimasa yang akan datang. Sementara kecerdasan finansial membawa saya kepada pengetahuan baru tentang mengatur keuangan dan menggunakannya secara bijak dengan tujuan kebebasan finansial. Materi ketiga adalah Anggaran Belanja Keluarga yang membahas pendapatan sebuah keluarga dan pengeluarannya serta memanfaatkan celah usaha untuk dapat menambah penghasilan. Materi terakhir berfokue kepada aturan, tata cara, dan produk CUBG itu sendiri.

Dengan mengikuti Diksar ini saya termotivasi untuk tidak hanya menabung tapi juga meminjam dana untuk usaha. Sampai saat ini belum terpikir oleh saya untuk berusaha apa dan bagaimana menjalankannya. Namun saya percaya CUBG dapat memotivasi saya agar giat mewujudkan mimpi-mimpi saya.


salam


Frans


Kamis, 24 Juni 2010

Cavemen


Link

Kalau sempat, ingin ketempat ini lagi :)

Minggu, 06 Juni 2010

Pertanyaan Besar

Berjibaku dengan nilai

Ulangan umum akhir semester sudah selesai. Minggu ini adalah saat dimana kita, para guru mengolah nilai. Disini hasil akhir para murid terlihat, selain itu ini pengalaman berharga untuk saya karena nilai akhir mereka juga merefleksikan performa dan kemampuan mengajar saya selama satu tahun ini.
Melihat hasil yang sudah saya olah dan masukkan ke komputer, membuat saya terpacu untuk memberi pelayanan yang lebih baik lagi dimasa yang akan datang. Karena menurut saya hasil yang didapat murid-murid saya belum memuaskan. Baik saya maupun mereka belum menunjukkan usaha yang maksimal. Terbukti dari hasil ulangan umum yang banyak mendapat nilai dibawah nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 65. Mereka yang tergolong pintar pun tidak bisa mendapat hasil yang maksimal. Padahal soal yang diberikan diambil dari materi yang diberikan dikelas pada semester dua. Pun demikian hasil yang kurang dari ulangan umum dapat ditutupi dengan hasil kuis mingguan yang saya masukkan dalam nilai tugas. Bobot nilai tugas sama dengan nilai ulangan harian, sehingga dapat menutupi hasil ulangan umum yang kurang.

Pertanyaan

Hasil yang ada menggiring saya pada satu pertanyaan; apakah saya sudah mengajar dan memberikan yang terbaik pada murid-murid saya? Dan pertanyaan itu belum bisa saya jawab sepenuhnya. Proses ini sepertinya masih panjang, yang bisa saya lakukan adalah memberikan yang terbaik dan mungkin jawabannya ada satu waktu nanti.

Tetap semangat!!!!!!! :)

Selasa, 01 Juni 2010

3rd place on "100Faces:Women In Humanity" photo contest

Berprestasi dikala sedang tidak produktif

Saya tidak ingat kapan terakhir kali saya hunting foto,rasanya sudah lama sekali. Mungkin karena kesibukkan mengajar,jadi frekwensi memotret berkurang. Namun baru-baru ini saya merebut tempat ketiga lomba foto "100Faces:Women In Humanity" yang diadakan Lumix Indonesia. Saya kirim tiga foto yang bertema cocok dengan tema yang diangkat. Dua foto saya terpilih dan berhak dipamerkan di Pejaten Village akhir mei lalu. Dan satu foto saya dipilih pengunjung menjadi juara tiga.

Penjuriannya berdasarkan pilihan para pengunjungnya. Memang ada kelebihan dan kekurangan sistem penjurian ini, namun kami para peserta tidak bisa berbuat banyak karena itu sudah menjadi keputusan panitia. Hadiahnya adalah kamera lumix panasonic dan kosmetik dari Elizabeth Arden.

Semoga dengan hasil ini saya dapat mengembangkan dan tidak bosan belajar dan memperdalam ilmu fotografi saya. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung foto ini menjadi juara. :)

Berikut hasilnya:

Juara 1
Juara 2
Juara 3